Jose Mourinho : Ngerti Kan, Mengapa Mereka Selalu Menjadi Cadangan?

Jose Mourinho : Mengerti Kan, Mengapa Mereka Selalu Menjadi Cadangan? – Mou membuat enam perubahan saat melawan Brighton, namun performa mereka gagal mencuri hati the Special One.

Manajer Manchester United Jose Mourinho menumpahkan kekecewaannya pada sejumlah pemain, yang berkontribusi pada kekalahan tim dari Brighton. Mou mengatakan penampilan seperti inilah yang membuat mereka “tidak bermain lagi” di tim.

Setan Merah menyerah 1-0 di Amex Stadium dini hari tadi berkat gol tunggal Pascal Gross di babak kedua – sekaligus memastikan Brighton bertahan di Liga Primer Inggris.

Jose Mourinho : Ngerti Kan, Mengapa Mereka Selalu Menjadi Cadangan?
Marcos Rojo Tidak Dapat Menepis Bola Yang Melewati Garis Gawang

 

Mourinho membuat enam perubahan pada tim yang mengalahkan Arsenal weekend lalu, dengan memainkan Marcus Rashford, Anthony Martial, Juan Mata, Marouane Fellaini dan Matteo Darmian.

Namun, pelatih berkebangsaan Portugal itu sama sekali tidak terkesan dengan performa tim.

“Tidak bagus,” tegasnya kepada Sky Sports. “Pemain yang menggantikan pemain lain, mereka tidak perform di level yang bagus dan ketika individu tidak tampil baik, sulit untuk tim bermain di level bagus.

“Jadi, mungkin sekarang Anda paham mengapa beberapa pemain bermain lebih sering dari yang lain, dan Anda tidak lagi bertanya setiap saat mengapa A, B, dan C tidak main lagi.

Jose Mourinho Hanya Bisa Menonton Dengan Lesu Ketika MU Dikalahkan Brighton
Jose Mourinho Hanya Bisa Menonton Dengan Lesu Ketika MU Dikalahkan Brighton

Mourinho kerap ditanya tentang apa yang harus Martial dan Rashford lakukan untuk tampil lebih banyak sebagai starter. Kini, mereka masuk line-up melawan Brighton menyusul cedera Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, sayang kesempatan tersebut dilewatkan keduanya untuk menarik hati the Special One.

“Saya tidak akan mengatakan kecewa karena saya tahu [para pemain ini],” Mourinho menambahkan. “Tapi saya berpikir beberapa dari mereka kemungkinan menjadi starter, kemungkinan untuk memberi alasan kepada mereka yang sepanjang musim mengkritik pilihan saya: Mengapa selalu Lukaku? Mengapa selalu Lukaku? Mengapa selalu Lukaku? Sekarang Anda punya jawabannya.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *